Sabtu, 28 Februari 2015

Apa itu KERNEL

Pengertian Tentang Kernel

Kernel adalah suatu perangkat lunak yang menjadi bagian utama dari sebuah sistem operasi. Tugasnya melayani bermacam program aplikasi untuk mengakses perangkat keras komputer secara aman.

Karena akses terhadap perangkat keras terbatas, sedangkan ada lebih dari satu program yang harus dilayani dalam waktu yang bersamaan, maka kernel juga bertugas untuk mengatur kapan dan berapa lama suatu program dapat menggunakan satu bagian perangkat keras tersebut. Hal tersebut dinamakan sebagai multiplexing.

Akses kepada perangkat keras secara langsung merupakan masalah yang kompleks, oleh karena itu kernel biasanya mengimplementasikan sekumpulan abstraksi hardware. Abstraksi-abstraksi tersebut merupakan sebuah cara untuk menyembunyikan kompleksitas, dan memungkinkan akses kepada perangkat keras menjadi mudah dan seragam. Sehingga abstraksi pada akhirnya memudahkan pekerjaan programer.

Untuk menjalankan sebuah komputer kita tidak harus menggunakan kernel sistem operasi. Sebuah program dapat saja langsung di- load dan dijalankan diatas mesin 'telanjang' komputer, yaitu bilamana pembuat program ingin melakukan pekerjaannya tanpa bantuan abstraksi perangkat keras atau bantuan sistem operasi. Teknik ini digunakan oleh komputer generasi awal, sehingga bila kita ingin berpindah dari satu program ke program lain, kita harus mereset dan meload kembali program-program tersebut.

Ada 4 kategori kernel:

1. Monolithic kernel. Kernel yang menyediakan abstraksi perangkat keras yang kaya dan tangguh.

2. Microkernel. Kernel yang menyediakan hanya sekumpulan kecil abstraksi perangkat keras sederhana, dan menggunakan aplikasi-aplikasi yang disebut sebagai server untuk menyediakan fungsi-fungsi lainnya.

3. Hybrid (modifikasi dari microkernel). Kernel yang mirip microkernel, tetapi ia juga memasukkan beberapa kode tambahan di kernel agar ia menjadi lebih cepat.

4. Exokernel. Kernel yang tidak menyediakan sama sekali abstraksi hardware, tapi ia menyediakan sekumpulan pustaka yang menyediakan fungsi-fungsi akses ke perangkat keras secara langsung atau hampir-hampir langsung.

Dari keempat kategori kernel yang disebutkan diatas, kernel Linux termasuk kategori monolithic kernel. Kernel Linux berbeda dengan sistem Linux. Kernel Linux merupakan sebuah perangkat lunak orisinil yang dibuat oleh komunitas Linux, sedangkan sistem Linux, yang dikenal saat ini, mengandung banyak komponen yang dibuat sendiri atau dipinjam dari proyek pengembangan lain.

Kernel Linux pertama yang dipublikasikan adalah versi 0.01, pada tanggal 14 Maret 1991. Sistem berkas yang didukung hanya sistem berkas Minix. Kernel pertama dibuat berdasarkan kerangka Minix (sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andy Tanenbaum). Tetapi, kernel tersebut sudah mengimplementasi proses UNIX secara tepat.

Pada tanggal 14 Maret 1994 dirilis versi 1.0, yang merupakan tonggak sejarah Linux. Versi ini adalah kulminasi dari tiga tahun perkembangan yang cepat dari kernel Linux. Fitur baru terbesar yang disediakan adalah jaringan. Versi 1.0 mampu mendukung protokol standar jaringan TCP/IP. Kernel 1.0 juga memiliki sistem berkas yang lebih baik tanpa batasan-batasan sistem berkas Minix. Sejumlah dukungan perangkat keras ekstra juga dimasukkan ke dalam rilis ini. Dukungan perangkat keras telah berkembang termasuk diantaranya floppy-disk, CD-ROM, sound card, berbagai mouse, dan keyboard internasional. Dukungan juga diberikan terhadap modul kernel yang loadable dan unloadable secara dinamis.

Satu tahun kemudian dirilis kernel versi 1.2. Kernel ini mendukung variasi perangkat keras yang lebih luas. Pengembang telah memperbaharui networking stack untuk menyediakan support bagi protokol IPX, dan membuat implementasi IP lebih lengkap dengan memberikan fungsi accounting dan firewalling. Kernel 1.2 ini merupakan kernel Linux terakhir yang PC-only. Konsentrasi lebih diberikan pada dukungan perangkat keras dan memperbanyak implementasi lengkap pada fungsi-fungsi yang ada.

Pada bulan Juni 1996, kernel Linux 2.0 dirilis. Versi ini memiliki dua kemampuan baru yang penting, yaitu dukungan terhadap multiple architecture dan multiprocessor architectures. Kode untuk manajemen memori telah diperbaiki sehingga kinerja sistem berkas dan memori virtual meningkat. Untuk pertama kalinya, file system caching dikembangkan ke networked file systems, juga sudah didukung writable memory mapped regions. Kernel 2.0 sudah memberikan kinerja TCP/IP yang lebih baik, ditambah dengan sejumlah protokol jaringan baru. Kemampuan untuk memakai remote netware dan SMB (Microsoft LanManager) network volumes juga telah ditambahkan pada versi terbaru ini. Tambahan lain adalah dukungan internal kernel threads, penanganan dependencies antara modul-modul loadable, dan loading otomatis modul berdasarkan permintaan (on demand). Konfigurasi dinamis dari kernel pada run time telah diperbaiki melalui konfigurasi interface yang baru dan standar.

Semenjak Desember 2003, telah diluncurkan Kernel versi 2.6, yang dewasa ini (2008) telah mencapai patch versi 2.6.26.1 ( http://kambing.ui.edu/kernel-linux/v2.6/). Hal-hal yang berubah dari versi 2.6 ini ialah:

* Subitem M/K yang dipercanggih.

* Kernel yang pre-emptif.

* Penjadwalan Proses yang dipercanggih.

* Threading yang dipercanggih.

* Implementasi ALSA (Advanced Linux Sound Architecture) dalam kernel.

* Dukungan sistem berkas seperti: ext2, ext3, reiserfs, adfs, amiga ffs, apple macintosh hfs, cramfs, jfs, iso9660, minix, msdos, bfs, free vxfs, os/2 hpfs, qnx4fs, romfs, sysvfs, udf, ufs, vfat, xfs, BeOS befs (ro), ntfs (ro), efs (ro).




















Senin, 23 September 2013

Real Man Never Say "HUFT"



     Terkadang ada sebuah pemikiran yang hadir untuk melakukan sebuah perubahan. Ya, perubahan yang diinginkan jelas sesuatu yang hebat bukan?  Belajar dari kesalahan yang sudah-sudah, mencoba memperbaiki dan tidak jatuh di lubang yang sama bukan perkara mudah tentunya.
     Sebuah kesulitan akan hadir, dalam rencana yang besar. Nah di situlah bersama kesulitan tersebut kita akan dituntut berusaha dengan bijak, yang artinya berusaha bukan semata menyeleseikan saja tetapi harus memahami solusi dan menghargai prosesnya.
 




     Saya pribadi sering sekali merenungkan hal yang sekarang saya perjuangkan. Entah bagaimana hasilnya nanti, yang terpenting nikmati dulu prosesnya. Justru dengan seperti itu akan terbentuk rasa penyemangat dengan sendirinya.
     Menurut kalian enak gak sih jadi orang pintar? Lebih enak mana kalo jadi orang yang beruntung?  Hehehe. . . Gini nih, banyak orang berpendapat kepintaran akan menentukan masa depan. Setuju gak? Kalau saya pribadi sih ya enggak setuju. Bekerja keras, berdoa dan dengan sedikit keberuntungan insya allah sebuah rencana besar yang kita inginkan akan terwujud.
     Jadi selama kaki kita masih di ijinkan untuk melangkah, jangan pernah kasih ruang sedikit pun untuk rasa mengeluh itu hadir. Sejatinya kita sebagai manusia kan di wajibkan untuk terus berusaha toh. Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, kecuali mereka berusaha merubah nasibnya sendiri :)




Selasa, 17 September 2013

KEBERSAMAAN, SEMANGAT DAN SENYUM

        

         Di mulai ketika kita membuka mata. Ya, Di pagi yang cerah  dengan udara segarnya . Kabut masih terlihat pekat, membawa embun yang terlihat damai membasahi daun dan rantai pohon.
          Kicauan burung yang masih terdengar samar-samar, mengalunkan sebuah nyanyian yang mengisyaratkan kita untuk sesegera mungkin melangkahkan kaki keluar dan berteriak “Hai, Dunia Saya Siap Dan Yakin Menghadapi Hari Ini!!”. He he he . . . Terdengar sedikit konyol sih, tapi bukankah kita dtuntut untuk menjadi motivator untuk diri kita sendiri?? Sudah tentu, dan pastinya itu akan menjadi penyemangat tersendiri untuk kita ya kan :)


       Di luaran sana sudah mulai terlihat sekumpulan burung yang dengan semangat mengepakkan sayapnya. Mereka kerja? Atau ada hal lain yang membuat mereka terlihat sangat bersemangat setiap pagi. Kebersamaan yang harmonis, terkadang menumbuhkan benih-benih rasa untuk berjuang dengan penuh semangat tentunya.
        Oh iya, setiap dari kita masing-masing pasti mempunyai sebuah rencana besar dong? Apa ya . . . Mungkin gak ya bisa tercapai . . .
Jika sudah ada keberanian untuk mulai melangkah, gak ada lagi dong sedikitpun keluar rasa pesimis. Jangan sampai itu bisa merusak mood kita, yang sudah mulai merasa yakin untuk bisa menyeleseikan misi ini dengan sempura.
        Ada yang pernah dengar dengan kata2 ini “Kalau hidup sekedar hidup, Babi liar pun juga hidup. Kalau kerja sekedar kerja, Kera dihutan pun juga kerja”
Nah jadi disini kita dituntut untuk memiliki tujuan, harapan dan cita-cita ya.


        
Suasana hati mempunyai peran yang penting lho, percaya atau tidak ketika kita bersemangat untuk menggapai sebuah tujuan pasti dibarengi dengan suasana hati yang memang lagi pada posisi yg baik kan.
maka dari itu, pinter2 aja deh memanage suasana hati kita. Jangan kebanyakan sedihnya, banyakin senyum, pokoknya senyum terus aja biar yg dihati kebawa enak juga. Tapi jangan senyum-senyum sendiri ya, nanti dikira gila lagi he he he.
         
       Nah dalam hal ini , untuk memantapkan sesuatu atau tujuan yang sudah kita rencakan. Ada baiknyanya kita mulai pintar-pintar dalam menentukan. Banyak aspek yang menjadi faktor penting dalam kemajuan diri kita. Dan sudah tentu diri kita sendiri yang akan menjadi sutrada dan aktor drama yang pada akhirnya kita-kita juga yang menentukan bagaimana endingnya.
        Berdoa untuk kebaikan bersama, berjuang bersama, dan selalu semangat untuk hari-hari kedepan :) :) :) . Cheerss